Kementerian pendidikan nasional dirjen manajemen pendidikan dasar dan menengah



Download 164.54 Kb.
Sana26.06.2017
Hajmi164.54 Kb.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

DIRJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMA




TES SELEKSI TINGKAT NASIONAL

CALON PESERTA

INTERNATIONAL BIOLOGY OLYMPIAD (IBO) TAHUN 2011



SOAL TEORI BAGIAN A

PETUNJUK:

  1. Waktu mengerjakan tes: 1,5 Jam (90 menit).

  2. Sebelum mengerjakan tes, periksalah kelengkapan naskah yang diberikan.

  3. Tulislah jawaban anda dengan memberi tanda (X) pada lembar jawaban yang telah disediakan.

  4. Isilah nama, asal sekolah, kelas, pada lembar jawaban.

  5. Gunakan ballpoint/pulpen untuk menulis setiap jawaban anda.

  6. Mulailah bekerja setelah pengawas memberi tanda dimulai dan berhenti bekerja setelah pengawas memberi tanda selesai.

  7. Handphone ditinggalkan di pengawas sebelum memulai tes.

  8. Total nilai keseluruhan berjumlah 48.

  9. Peserta diperkenankan menggunakan kalkulator.

  10. Lembar Jawaban harus dikumpulkan kembali ke pengawas.

  11. Selamat bekerja.



www.tobi.or.id

Olimpiade Sains Nasional

Medan, 1–7 Agustus 2010

BIOLOGI SEL MOLEKULER & MIKROBIOLOGI (Nilai 10)

  1. Suatu sampel darah manusia diambil dan diketahui bahwa semua sel di dalamnya masih hidup. Darah tersebut kemudian dibekukan pada suhu –20°C. Suatu hari, darah tersebut dilelehkan dan dipanaskan sampai suhu 37°C. Ternyata ditemukan bahwa tidak terdapat satu pun sel yang hidup. Mengapa sel-sel tersebut mati?

  1. Air pada sel yang beku mengembang sehingga memecahkan sel dan akhirnya membunuh sel tersebut

  2. Membekukan sel menyebabkan membran sel berubah menjadi padat sehingga mencegah proses seluler dan pertukaran senyawa penting

  3. Sel-sel manusia tidak dapat hidup lama di luar tubuh dalam kondisi apa pun

  4. Serum membeku sehingga ion seperti natrium mengendap dan menyebabkan ketidaksetimbangan osmotik di antara sel dan serum

  5. Suhu dingin menghambat enzim-enzim respirasi dan akhirnya mencegah sel untuk dapat menghasilkan ATP

  1. Kloning rekombinan dari gen manusia dapat melibatkan beberapa tahapan berikut ini. Manakah urutan tahapan yang paling tepat?

    1. Pemotongan DNA plasmid dan genomik manusia dengan restriction endonuclease yang sesuai.

    2. Transformasi bakteri dengan pustaka DNA rekombinan.

    3. Pencampuran dan ligasi DNA plasmid dan genomik manusia untuk membentuk pustaka DNA rekombinan.

    4. Seleksi koloni yang menunjukkan hibridisasi positif, pembiakan, dan isolasi DNA rekombinan.

    5. Penyaringan (screening) pustaka DNA rekombinan dengan menumbuhkan pada agar, pemindahan nitrosellulosa, dan hibridisasi dengan probe untuk gen yang diinginkan.

    1. Tahapan II-VI-V-III-I

    2. Tahapan I-IV-II-III-V

    3. Tahapan III-VI-II-V-I

    4. Tahapan I-III-II-V-IV

    5. Tahapan I-II-III-IV-V

  1. Enzim restriksi AvaI mengenal urutan nukleotida CYCGRG, dimana Y adalah pirimidin dan R adalah purin. Berapa jarak yang diharapkan (dalam pasang basa = bp) antara sisi restriksi AvaI pada urutan DNA yang acak?

      1. 4096 bp

      2. 2048 bp

      3. 1024 bp

      4. 512 bp

      5. 256 bp



  1. Sebuah fragmen linear yang berukuran 8,7 kb diinkubasi bersama dua enzim restriksi yang berbeda yang akan memotong fragmen tersebut secara bersamaan (double digest). Enzim yang digunakan pada double digest adalah EcoRI dan BamHI. Fragmen restriksi yang terlihat pada gel elektroforesis dan tervisualisasi dengan pewarna berupa ethidium bromide (EtBr) seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Ukuran masing-masing larik ditunjukan oleh panah pada sisi kanan gel dan isi dari tiap kolom ditunjukan pada bagian kotak paling kanan.


Kolom 1: DNA yang belum

direstriksi

Kolom 2: DNA + BamHI

Kolom 3: DNA + EcoRI

Kolom 4: DNA + EcoRI + BamHI

Manakah dari peta restriksi di bawah ini yang merupakan penjelasan terbaik untuk data yang ditemukan pada gel elektroforesis?



A.



B.



C.



D.



E.

Tidak ada jawaban yang benar

  1. Seorang peneliti yang mempelajari proses fotosintesis, menyinari kultur ganggang hijau bersel satu selama waktu tertentu. Lampu kemudian dimatikan dan CO2 radioaktif ditambahkan ke dalam kultur selama 30 menit. Radioaktivitas sel segera diukur setelah penambahan CO2 radioaktif. Hasil apakah yang akan diperoleh oleh peneliti tersebut?

  1. Sel-sel tidak menjadi radioaktif karena cahaya diperlukan untuk menghasilkan gula dari CO2 dan air.

  2. Sel-sel tidak menjadi radioaktif karena CO2 digunakan untuk menghasilkan O2 selama reaksi yang tergantung cahaya.

  3. Sel-sel tidak menjadi radioaktif karena CO2 diambil oleh sel tumbuhan hanya selama disinari.

  4. Sel-sel menjadi radioaktif, karena CO2 digunakan untuk menghasilkan gula walaupun keadaan gelap.

  5. Sel-sel menjadi radioaktif karena CO2 masuk ke dalam NADPH pada saat gelap.

  1. Grafik yang mana menunjukkan perubahan relatif jumlah DNA mitokondria pada sel yang sedang mitosis?



  1. Protein X meregulasi aktivitas gen yang mengontrol proliferasi sel. Protein X ditemukan dalam sitosol dan tidak mempunyai signal lokalisasi inti yang umum. Apabila sel diberi hormon tumbuh tertentu, protein X masuk ke dalam inti sel dan mengaktivasi faktor transkripsi yang terlibat dalam proliferasi sel.

Protein Y yang berinteraksi dengan protein X ditemukan dalam sel yang tidak diinduksi. Untuk menemukan fungsi dari protein Y, mutan yang tidak mengkode protein Y dihasilkan. Fraksionasi sel-sel dari wild type dan mutan menghasilkan kelompok protein membran (M), sitoplasmik (C), dan inti (N). Protein-protein dari masing-masing kelompok dipisahkan dengan SDS-PAGE dan dianalisis dengan Western Blot untuk kehadiran protein X dan Y.

Berdasarkan hasil pada gambar di atas, pernyataan manakah yang paling mampu menjelaskan sifat dari protein Y?



  1. Bila tidak ada hormon pertumbuhan, protein Y berikatan dengan protein X, dan kompleks X/Y masuk jalur degradasi protein

  2. Bila ada hormon pertumbuhan, protein Y berikatan dengan protein X, dan kompleks X/Y tetap berada dalam sitoplasma

  3. Bila tidak ada hormon pertumbuhan, protein Y berikatan dengan protein X. Setelah pemberian hormon pertumbuhan, protein X dilepaskan dari protein Y dan pindah ke inti sel

  4. Protein Y terikat membran dan pindah ke inti sel bersama protein X melalui vesikel yang diinduksi oleh hormon pertumbuhan

  5. Protein Y adalah protein yang terlibat dalam import protein ke dalam inti sel dan hormon pertumbuhan menginduksi protein Y untuk memindahkan protein X ke dalam inti sel

  1. Perhatikan gambar di bawah ini. Reaksi yang dapat dikatalisis oleh enzim yang berbeda pada jaringan yang berbeda dan memainkan peranan penting dalam pengaturan kadar glukosa darah ditunjukkan oleh:


    1. I

    2. II

    3. III

    4. IV

    5. V


  1. Untuk mengidentifikasi origin of replication dari ragi, dilakukan percobaan dengan memasukan secara acak suatu fragmen DNA tertentu ke dalam plasmid yang memiliki selectable marker seperti gen HIS. Plasmid yang memiliki berbagai kombinasi acak fragmen DNA tersebut kemudian ditransformasikan ke dalam ragi yang ditumbuhkan dalam medium seleksi (tanpa histidin). Kesimpulan apakah yang dapat anda ambil dari percobaan tersebut?

  1. Ragi transforman yang mengandung fragmen DNA tertentu tanpa putative origin of replication dapat tumbuh dalam media seleksi (tanpa histidin)

  2. Galur ragi yang digunakan dalam percobaan ini tidak dapat tumbuh pada medium tanpa kehadiran histidin

  3. Plasmid secara alami memiliki kemampuan untuk bereplikasi, maka plasmid tersebut tidak membutuhkan fragmen DNA yang mengandung daerah origin of replication.

  4. Plasmid dari ragi memiliki kemampuan untuk berintegrasi dengan kromosom sehingga ragi transforman tidak dapat tumbuh pada media seleksi (tanpa histidin)

  5. Ragi transforman ditumbuhkan dalam medium yang mengandung histidin untuk melihat ragi tersebut mengandung fragmen DNA dalam plasmid yang berisi putative origin of replication.

  1. Manakah pernyataan yang benar mengenai permeabilitas relatif antara sel darah merah manusia dengan vesikel fosfolipid bilayer (disebut vesikel buatan) terhadap glukosa dan etanol?

  1. Sel darah merah dan vesikel buatan lebih permeabel terhadap glukosa daripada etanol.

  2. Sel darah merah dan vesikel buatan lebih permeabel terhadap etanol daripada glukosa.

  3. Pada sel darah merah dan vesikel buatan, permeabilitas terhadap etanol hampir sama dengan terhadap glukosa.

  4. Permeabilitas sel darah merah dan vesikel buatan terhadap glukosa hampir sama, tetapi permeabilitas sel darah merah terhadap etanol lebih tinggi daripada vesikel buatan.

  5. Permeabilitas sel darah merah dan vesikel buatan terhadap etanol hampir sama, tetapi permeabilitas sel darah merah terhadap glukosa lebih tinggi daripada vesikel buatan.

      1. I, IV

      2. I, V

      3. II, IV

      4. II, V

      5. III, IV

ANATOMI, MORFOLOGI, DAN FISIOLOGI TUMBUHAN (Nilai 8)

  1. Perhatikan anatomi keempat daun di bawah ini:

Anatomi daun yang ternaungi (shade leaves) ditunjukkan oleh:



    1. I dan II

    2. I dan III

    3. II dan III

    4. II dan IV

    5. I dan IV



  1. Berikut ini adalah benar mengenai model aliran-tekanan dari proses translokasi pada floem, kecuali:

  1. Sukrosa yang diangkut ke komponen tapis akan menurunkan tekanan osmotik pada sel pengantar

  2. Sukrosa diangkut ke dalam sel tapis dari sel pengantar secara pasif melalui plasmodesmata

  3. Air bergerak turun mengikuti gradien potensial air

  4. Di sekitar sink, air mengalir kembali ke xylem dengan mengikuti gradien potensial air

  5. Tekanan osmotik yang tinggi pada komponen tapis di sekitar source menyebabkan terjadinya difusi air dari xylem di sekitarnya

  1. Berdasarkan zonasi histologi, organisasi meristem apeks pada Angiospermae dapat dibagi menjadi tunika dan corpus (perhatikan gambar). Sebuah percobaan dilakukan untuk mengetahui garis keturunan sel pada meristem apeks. Percobaan dilakukan dengan memberi perlakuan meristem apeks suatu tumbuhan dengan colchicine. Colchicine merupakan senyawa kimia yang sering digunakan untuk menghasilkan poliploidi dengan cara menghambat pembentukan mitotic spindle sehingga kromosom mengalami gagal berpisah.

Jika perlakuan colchicine mengakibatkan sel pemula pada lapisan tunika 2 mengalami poliploidi (4n), tentukan ploidi masing-masing lapisan sel pada meristem apeks (tunika 1, tunika 2, corpus). Ploidi sel normal adalah diploid (2n).



  1. 2n, 4n, 4n

  2. 2n, 4n, 2n

  3. 2n, 4n, 8n

  4. 4n, 4n, 2n

  5. 4n, 4n, 4n

  1. Manakah grafik berikut yang menggambarkan pengaruh panjang gelombang cahaya terhadap laju fotosintesis pada tumbuhan?



  1. Suatu percobaan dilakukan dengan merendam sejumlah sampel akar di dalam larutan kultur yang mengandung sulfur radioaktif 35SO42-. Satu set sampel diaerasi dan sampel lainnya diberi perlakuan dengan gelembung nitrogen. Jumlah 35SO42- yang terdapat di akar kemudian dihitung pada beberapa interval waktu dan hasilnya dapat dilihat pada grafik berikut:

Kesimpulan apakah yang dapat diambil dari percobaan tersebut?



  1. Nitrogen menghambat produksi ATP

  2. 35SO42- ditransport secara difusi pasif dari larutan ke dalam akar

  3. 35SO42- masuk ke dalam akar meningkat dengan pengocokan

  4. 35SO42- masuk ke dalam akar melibatkan mekanisme transport aktif dan pasif

  5. 35SO42- masuk ke dalam akar menurun saat diberi pengocokan

  1. Suatu percobaan dilakukan untuk melihat pengaruh perbedaan panjang gelombang cahaya (R= cahaya merah; Fr= cahaya merah jauh) terhadap induksi perkecambahan biji selada air (Lactuca sativa). Hasil percobaan tersebut tampak pada gambar di bawah ini:

Penjelasan yang paling tepat untuk hasil di atas adalah:



  1. Peningkatan induksi perkecambahan biji selada air terjadi apabila biji dipaparkan secara bergantian pada cahaya merah diikuti cahaya merah jauh

  2. Pemaparan biji pada cahaya merah jauh diikuti cahaya merah dapat menghambat perkecambahan

  3. Perkecambahan biji selada air memerlukan pemaparan biji terhadap cahaya merah terus menerus

  4. Perkecambahan biji selada air memerlukan pemaparan biji terhadap cahaya merah jauh terus menerus

  5. Cahaya merah merupakan panjang gelombang cahaya yang dapat menginduksi perkecambahan biji selada air

  1. Dirangkai dua buah labu dalam kondisi vakum seperti terlihat pada gambar di bawah. Labu pertama (kiri) berisi biji yang telah disterilkan dan mati dan labu kedua (kanan) berisi biji yang sedang berkecambah.

Kesimpulan manakah berikut ini membuktikan bahwa biji yang sedang berkecambah menghasilkan panas?



  1. Suhu pada labu yang berisi biji berkecambah lebih tinggi pada hari ketiga dibandingkan dengan hari kedua.

  2. Hasil pengamatan pada hari kedua menunjukkan suhu pada labu berisi biji berkecambah adalah sebesar 2oC di atas suhu ruang (25 oC).

  3. Suhu pada labu berisi biji steril mengalami penurunan hingga hari kedua percobaan.

  4. Suhu pada labu berisi biji berkecambah selalu lebih tinggi dibandingkan labu berisi biji steril.

  5. Suhu pada labu berisi biji berkecambah meningkat secara tetap hingga hari ke-3 percobaan.

  1. Tumbuhan yang merupakan hasil rekayasa genetika harus memenuhi persyaratan aman terhadap lingkungan dan cocok untuk ditumbuhkan bersama-sama dengan tanaman budidaya lainnya. Untuk menghasilkan tumbuhan transgenik, gen tertentu biasanya dintegrasikan ke dalam DNA nukleus. Akan tetapi, terdapat pula organel tumbuhan seperti kloroplas yang memiliki gen-gen sendiri dan juga dapat mentranslasi protein. Kendala yang biasanya muncul dari transformasi DNA nukleus adalah potensi perkawinan silang antara tumbuhan non-transgenik dengan tumbuhan transgenik melalui penyebaran serbuk sari (pollen). Transformasi kloroplas dapat menghasilkan tumbuhan transplastomik dimana pollen tidak bersifat transgenik, sehingga aman bagi lingkungan. Pernyataan manakah berikut yang mendukung bahwa transformasi kloroplas lebih aman bagi lingkungan dibandingkan transformasi nukleus?




Kloroplas

Nukleus

A.

Kloroplas transgenik kebanyakan homoplasmik (semua genom bersifat homogen)

Inti sel transgenik dapat berupa heterozigot atau homozigot

B.

Ekspresi gen seragam

Ekspresi gen sangat bervariasi

C.

Gen diwariskan oleh gametofit betina

Gen diwariskan oleh gametofit jantan dan betina

D.

RNA polisistronik

RNA monosistronik

ANATOMI, MORFOLOGI, DAN FISIOLOGI HEWAN (Nilai 11)

  1. Berikut ini adalah parameter yang terkait dengan sistem peredaran darah:

    1. Viskositas darah

    2. Volume darah yang mengalir setiap menit

    3. Tekanan darah

    4. Panjang pembuluh darah

    5. Hambatan pembuluh darah

Parameter yang nilainya berbeda antara sistem peredaran sistemik dan pulmoner adalah:

  1. Hanya I dan IV

  2. Hanya II, III, dan IV

  3. Hanya IV

  4. Hanya III, IV, dan V

  5. Semua parameter diatas

  1. Dari pernyataan berikut ini, manakah yang tepat mengenai kondisi otot di saat kontraksi dan relaksasi?




    Kontraksi

    Relaksasi

    A.

    Mg2+ tinggi, ATP tinggi, Ca2+ tinggi

    Mg2+ rendah, ATP rendah, Ca2+ rendah

    B.

    Mg2+ rendah, ATP tinggi, Ca2+ tinggi

    Mg2+ rendah, ATP rendah, Ca2+ rendah

    C.

    Mg2+ tinggi, ATP tinggi, Ca2+ tinggi

    Mg2+ tinggi, ATP tinggi, Ca2+ rendah

    D.

    Mg2+ tinggi, ATP tinggi, Ca2+ tinggi

    Mg2+ tinggi, ATP rendah, Ca2+ rendah

  2. Berikut ini adalah tiga jenis otot yang menysusun tubuh manusia:

Tipe


Kecepatan kontraksi

Metabolisme

Warna

I

Lambat

Oksidatif (aerob)

Merah

II

Cepat

Glikolitik (anaerob)

Putih

III

Cepat

Oksidatif (aerob)

Merah

Berdasarkan keterangan tersebut, urutan otot yang mengalami kejang (fatigue) paling awal hingga akhir adalah:

Awal Akhir



A.

Tipe I

Tipe II

Tipe II

B.

Tipe II

Tipe III

Tipe I

C.

Tipe II

Tipe I

Tipe III

D.

Tipe III

Tipe II

Tipe I

  1. Burung spesies X memiliki kebiasaan untuk menyembunyikan makanan dibeberapa tempat pada saat musim panas dan mengambil makanan tersebut pada saat musim dingin. Dibandingkan dengan burung-burung yang tidak menyembunyikan makanan, dapat diduga bahwa burung spesies X memiliki proporsi yang lebih besar pada bagian:

    1. Cerebelum

    2. Hipokampus

    3. Lobus optik

    4. Hipotalamus

  1. Untuk mengetahui mekanisme terjadinya diabetes, pada sebuah laboratoium dilakukan cangkok pankreas dengan skema seperti pada tabel berikut:

Percobaan

Donor pankreas

Resepien

Konsentrasi gula darah pada resepien

I

Tikus diabet I

Normal

Tidak berubah

II

Tikus diabet II

Normal

Turun

III

Tikus normal

Diabet I

Turun

IV

Tikus normal

Diabet II

Tidak berubah

V

Tikus normal

Normal

Tidak berubah

Berdasarkan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa:

    1. Diabetes hanya disebabkan oleh kekurangan hormon diabetes saja

    2. Tikus diabet I dan II mengalami kerusakan pada bagian yang sama

    3. Tikus diabet I mengalami kerusakan pada sel-sel yang memproduksi insulin

    4. Tikus diabet II mengalami kerusakan pada sel-sel yang memproduksi insulin

Pertanyaan No.25-26 mengacu pada keterangan berikut ini:

Grafik di bawah merupakan grafik yang menunjukan hubungan antara besarnya tekanan parsial O2 dengan kandungan O2 di dalam darah dari dua vertebrata (Spesies I dan Spesies II). Darah dari setiap spesies mendapat dua jenis perlakuan, yaitu dengan PCO2 normal (perlakuan A) dan dengan PCO2 tinggi (perlakuan B).





  1. Jika darah kedua spesies dideoksigenasi (oksigennya dihilangkan) dan kemudian dipaparkan dengan konsentrasi O2 yang terus meningkat, darah manakah yang akan lebih cepat jenuh O2?

    1. Spesies I pada PCO2 normal

    2. Spesies I pada PCO2 tinggi

    3. Spesies II pada PCO2 normal

    4. Spesies II pada PCO2 tinggi

  1. Dari kedua kurva di atas dapat diketahui bahwa peningkatan PCO2 berakibat pada:

    1. Afinitas darah terhadap O2 saja

    2. Daya angkut maksimum terhadap O2 saja

    3. Afinitas dan daya angkut terhadap O2

    4. Afinitas darah terhadap O2 dari salah satu spesies saja

  1. Pernyataan manakah yang tidak tepat mengenai fase pembelahan dari perkembangan embrio mamalia:

    1. Meningkatnya perbandingan antara volume inti/volume sel

    2. Meningkatnya perbandingan luas permukaan/volume sel

    3. Meningkatnya massa embrio

    4. Pembelahan sel yang berlangsung cepat

Pertanyaan No.28-29 mengacu pada keterangan berikut ini:

Data berikut ini diperoleh dari penelitian mengenai hubungan antara struktur dan fungsi tubuh karnivora, herbivora, dan omnivora.



No.

Cara memperoleh nutrisi

Panjang tubuh

Panjang intestinum

Struktur dari intestinum

Komponen saluran pencernaan

Persentase nutrisi yang masih tertinggal di feses

1

Karnivora

0,01 m

0,01 m

Bercabang-cabang

Mulut, faring, dan usus halus

30%

2

Karnivora

0,10 m

0,13 m

Vili dan dindingnya berlekuk-lekuk

Mulut, esofagus, usus halus, anus, dan organ asesoris

15%

3

Omnivora

1,83 m

5, 63 m

Vili dan dindingnya berlekuk-lekuk

Mulut, esofagus, usus halus, anus, dan organ asesoris

11%

4

Herbivora

2,59 m

7,92 m

Vili dan dindingnya berlekuk-lekuk

Mulut, esofagus, usus halus, anus, dan organ asesoris

4%

5

Herbivora

1,98

21,33

Vili dan dindingnya berlekuk-lekuk

Mulut, esofagus, usus halus, anus, dan organ asesoris

10%

  1. Manakah dari pernyataan berikut yang tepat mengenai perbandingan antara panjang usus halus/panjang tubuh dari hewan-hewan pada tabel?

    1. Karnivora memiliki nilai perbandingan panjang usus/panjang badan yang lebih besar dari herbivora

    2. Herbivora memiliki nilai perbandingan panjang usus/panjang badan yang lebih besar dari karnivora

    3. Ominvora memiliki nilai perbandingan panjang usus/panjang badan yang paling besar

    4. Semakin kecil nilai perbandingan panjang usus/panjang badan, semakin efesien penyerapan nutrisinya

  1. Hewan manakah yang memiliki mikroorganisme simbiotik pada saluran pencernaannya sehingga dapat membantu proses pencernaan terhadap komponen yang tidak dapat dicerna oleh hewan tersebut?

    1. 2

    2. 3

    3. 4

    4. 5

ETOLOGI (Nilai 3)

Seorang peneliti bernama Marler melakukan penelitian terhadap perilaku belajar berkicau dari satu spesies anak burung layang-layang untuk mengetahui apakah kicauan pada burung merupakan perilaku bawaan (innate) atau merupakan proses belajar. Penelitiannya adalah sebagai berikut:



Perlakuan

Hari ke 10-50

Setelah hari ke-150

Setelah hari ke-200

Kondisi Normal

Anak burung diberi kesempatan untuk mendengar dua contoh kicauan burung layang-layang dewasa

dan




Anak burung berkicau:



Anak burung berkicau:



Anak burung diisolasi dalam suatu ruangan yang kedap suara

Anak burung sama sekali tidak diberi kesempatan untuk mendengar contoh kicauan burung dewasa

Anak burung berkicau:



Anak burung berkicau:



Anak burung diisolasi dan organ pendengaran-nya disumbat

Anak burung sama sekali tidak diberi kesempatan untuk mendengar contoh kicauan burung dewasa

Anak burung berkicau:



Anak burung berkicau:



  1. Berdasarkan penelitian Marler, manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling benar?

        1. Setiap burung layang-layang memiliki dialek yang khas.

        2. Kicauan yang dihasilkan oleh anak burung layang-layang bukan merupakan perilaku bawaan melainkan dari hasil belajar.

        3. Kicauan yang dihasilkan oleh anak burung layang-layang merupakan perilaku bawaan dan bukan dari hasil belajar.

        4. Kicauan yang dihasilkan oleh anak burung layang-layang merupakan perilaku bawaan dan hasil dari belajar.

  1. I dan II

  2. I dan III

  3. I dan IV

  4. I saja

  5. IV saja

  1. Kesimpulan apakah yang bisa diambil dari hasil kicauan anak burung yang diisolasi dan organ pendengarannya disumbat?

      1. Burung tersebut adalah spesies “Swamp sparrow”

      2. Burung tersebut tidak dapat berkicau

      3. Burung tersebut tidak bisa belajar dari kicauannya sendiri

      4. Apabila lama percobaan diperpanjang maka pola kicauan burung tersebut akan sama dengan burung pada perlakuan kedua

  1. Kesimpulan manakah yang paling tepat mengenai percobaan Marler di atas?

          1. Anak burung layang-layang sudah memiliki pola dasar kicauan dari spesiesnya masing-masing.

          2. Burung yang terisolasi (perlakuan kedua) hanya dapat menghasilkan kicauan berdasarkan pola dasar kicauan yang dimilikinya sejak lahir.

          3. Untuk menghasilkan kicauan berdasarkan pola dasar kicauan yang dimiliki sejak lahir, anak burung layang-layang tidak perlu berlatih mendengar kicauannya sendiri.

          4. Anak burung layang-layang pada perlakuan normal dapat meningkatkan kualitas kicauannya karena mendapat contoh kicauan burung dewasa pada masa kritisnya.

          5. Anak burung yang diisolasi dan dibuat tuli hanya bisa menghasilkan kicauan yang sangat kasar dan tidak berkembang karena tidak bisa belajar dari kicauannya sendiri.

  1. I, II, III

  2. I, II, III, IV

  3. I, II, IV, V

  4. II, IV, V

  5. II, III, IV, V

GENETIKA DAN EVOLUSI (Nilai 10)

  1. Terjadinya bentuk diabetes insipidus genetik di Amerika Utara diduga berkaitan dengan imigrasi individu-individu penderita yang datang ke Halifax Nova Scotia dengan menumpang kapal Hopewell beberapa ratus tahun yang lalu. Jika alel penyakit tersebut diketahui sebagai A, dan penduduk di dekat Halifax memiliki 10 kali dari frekuensi alel seperti yang dimiliki oleh penduduk daratan Kanada, manakah istilah berikut yang paling tepat menggambarkan peristiwa ini?

  1. Seleksi bagi alel A

  2. Disequilibrium pautan dengan alel A

  3. Pautan dengan alel A

  4. Founder effect untuk alel A

  5. Perkawinan tak acak untuk alel A

  1. Meningkatnya resistensi terhadap malaria teramati pada orang yang memiliki hemoglobin AS, dengan A adalah alel normal dan S adalah alel untuk hemoglobin sel sabit. Manakah istilah berikut yang dapat diterapkan untuk situasi ini?

  1. Founder effect

  2. Manfaat heterozigot

  3. Letal genetik

  4. Kesintasan

  5. Seleksi alam

  1. Sepasang suami istri meminta dokter untuk melakukan diagnosa prenatal karena paman dari garis ibu dan sepupu pria dari sisi istri telah didiagnosa menderita Lesch-Nyhan syndrome (defisiensi enzim hypoxanthine-guanine phosphoribosyltransferase - HGPRT). Analisis DNA dari keluarga tersebut dilakukan dengan Southern blotting menggunakan probe penanda genetik VNTR (Variable Number Tandem Repeat) yang berada di dekat gen HGPRT, seperti ditunjukkan pada diagram berikut ini. Berapakah peluang bahwa janin dari pasangan tersebut akan menderita Lesch-Nyhan syndrome?


  1. 100%

  2. 50%

  3. 33%

  4. 25%

  5. Mendekati 0%





  1. Asumsikan bahwa frekuensi untuk alel golongan darah ABO adalah: A = 0,3; B = 0,1; O = 0,6. Berapa persentase dari individu-individu dengan golongan darah tipe B?

  1. 7%

  2. 13%

  3. 27%

  4. 36%

  5. 45%

  1. Enzim glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PDH) dikode oleh satu gen terpaut-X pada manusia. Terdapat beberapa alel-alel yang masih berfungsi, seperti A1, A2, dan seterusnya. Dimer G6PDH dibentuk di dalam sel-sel dan di sekresikan ke dalam darah. Jika seorang perempuan memiliki kedua alel A1 dan A2 untuk G6PDH, tipe dimer apa saja yang terdapat di dalam darah perempuan tersebut?

  1. Hanya A1A1

  2. Hanya A2A2

  3. Hanya A1A2

  4. Hanya A1A1 dan A2A2

  5. A1A1, A2A2, dan A1A2

  1. Empat mutan galur bakteri (1-4), semuanya memerlukan zat S untuk tumbuh. Setiap galur diblokir pada satu tahap jalur biosintesis zat S. Empat cawan petri disiapkan dengan medium minimum dan sangat sedikit zat S, agar sel-sel mutan dapat tumbuh sedikit. Pada cawan petri a, sel-sel mutan galur 1 disebarkan ke seluruh permukaan agar untuk membentuk lapisan tipis bakteri. Pada cawan petri b disebarkan sel-sel mutan bakteri 2, dan seterusnya. Pada setiap cawan petri, sel-sel dari masing-masing empat tipe mutan diinokulasikan di atas biakan bakteri seperti yang ditunjukkan pada gambar dalam bentuk lingkaran. Lingkaran gelap menunjukkan pertumbuhan yang bagus. Satu galur yang diblokir pada tahap yang lebih lanjut di dalam jalur metabolisme zat S mengakumulasi intermediet yang dapat memberi makan galur yang dihambat pada tahap yang lebih awal.

Bagaimanakah urutan gen-gen (1-4) yang terlibat dalam jalur metabolisme untuk sintesis zat S?



  1. 1 → 2 → 4 → 3

  2. 1 → 3 → 4 → 2

  3. 2 → 1 → 3 → 4

  4. 2 → 4 → 3 → 1

  5. 3 → 4 → 2 → 1

  1. Waktu lahir, mata seorang anak berwarna biru, tetapi sekarang warna matanya menjadi coklat. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling tepat menjelaskan fenomena tersebut?

    1. Aktivator gen penghasil pigmen coklat belum aktif waktu lahir

    2. Anak tersebut tidak mempunyai gen untuk pigmen mata coklat waktu lahir

    3. Represor gen penghasil pigmen coklat belum aktif waktu lahir

    4. Terjadi mutasi pada gen pengkode warna mata

    5. Warna mata waktu lahir dipengaruhi oleh gen ibu

  1. Pernyataan berikut merupakan suatu pengamatan yang menjadi dasar seleksi alam, kecuali:

  1. Keberhasilan reproduksi yang tidak sama pada setiap individu akan menyebabkan terjadinya adaptasi

  2. Terdapat variasi yang dapat diwariskan pada individu

  3. Individu yang memiliki daya adaptasi rendah tidak pernah memiliki keturunan

  4. Individu yang mewarisi sifat yang memungkinkan menyesuaikan diri dengan lingkungannya akan memiliki keturunan yang lebih banyak

  5. Karena hanya sebagian keturunan yang bertahan hidup, kompetisi untuk mendapatkan sumber makanan yang terbatas pasti terjadi

  1. Perhatikan gambar di bawah ini.

Silsilah di atas menunjukkan laki-laki sebagai kotak, perempuan sebagai lingkaran dan abu-abu menunjukkan sifat tertentu.



  1. resesif

  2. dominan

  3. ko-dominan

  4. terpaut sex

  5. tidak terpaut sex

  6. satu gen

  7. banyak gen


Kombinasi cara penurunan sifat (I-VII) yang tepat adalah:



  1. I, IV, VI

  2. I, IV, VII

  3. II, IV, VI

  4. II, V, VI

  5. III, V, VI

EKOLOGI (Nilai 5)

  1. Manakah dari pernyataan mengenai daur nutrien berikut ini yang benar?

  1. Jumlah nitrogen di dalam makhluk hidup sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah total nitrogen di atmosfer.

  2. Kurang dari 30% nitrogen yang tersedia untuk tumbuhan diperoleh dari bakteri atau alga pemfiksasi nitrogen.

  3. Daur nitrogen dalam bentuk gas bersifat global karena melibatkan pertukaran antara ekosistem dan atmosfer.

  4. Mekanisme masukan (input) nutrien ke dalam suatu ekosistem adalah sama dengan mekanisme keluarannya (output).

  5. Daurn nutrien dapat dipelajari dengan menggunakan penanda radioaktif pada ekosistem alami atau buatan.

  1. I, II, dan IV

  2. II, III, dan V

  3. I, III, dan V

  4. III, IV, dan V

  5. II, IV, dan V

Pertanyaan No. 44-46 mengacu pada keterangan di bawah ini:

Sekelompok peneliti sedang melakukan penelitian di lapangan untuk mempelajari pola makan suatu hewan mamalia dan menentukan habitat tempat makannya. Untuk itu, para peneliti melakukan survei terhadap tumbuhan yang dijumpai, lalu membandingkannya dengan sisa makanan yang terdapat dalam kotoran hewan tersebut. Peneliti berjalan dalam suatu garis lurus melalui hutan sekunder, padang rumput, dan lahan bekas kebun. Pada setiap jarak 50 meter, mereka membuat plot-plot berukuran 1 m2, kemudian mencatat spesies tumbuhan yang dijumpai dalam plot, persen penutupan masing-masing spesies, dan tahapan fenologinya.



  1. Di antara kegiatan berikut, manakah yang tercakup dalam teknik pengerjaan para peneliti di lapangan?

  1. Pencuplikan tanah

  2. Pencuplikan secara sistematis

  3. Perkiraan penutupan

  4. Pengumpulan biomasa

  5. Penggunaan transek

  6. Pembuatan histogram komponen tumbuhan

  7. Pendaftaran spesies

  8. Perhitungan nilai penting spesies

    1. I, II, III, IV

    2. II, III, VII, VIII

    3. II, III, V, VII

    4. III, V, VII, VIII

    5. III, V, VI, VII

  1. Tabel berikut menunjukkan hasil pengamatan tumbuhan di ketiga habitat, serta analisis terhadap kotoran hewan yang dipelajari. Pencuplikan kotoran dan analisis vegetasi dilakukan pada saat yang sama.

Spesies

tumbuhan

Sisa tumbuhan dalam kotoran hewan (% terbesar)

Tahap fenologi tumbuhan & persen penutupan

Hutan sekunder

Padang rumput

Bekas kebun

Spesies 1







Buah, 90%




Spesies 2




Buah, 90%







Spesies 3

Epidermis

Bunga, 5%

Vegetatif, 90%

Bunga, 2%

Spesies 4




Bunga, 10%

Bunga, 6%

Bunga, 3%

Spesies 5

Epidermis

Vegetatif, 6%

Vegetatif, 50%

Vegetatif, 7%

Spesies 6




Vegetatif, 5%

Vegetatif, 20%




Spesies 7







Vegetatif, 8%

Vegetatif, 40%

Spesies 8

Epidermis

Vegetatif, 5%

Vegetatif, 90%

Vegetatif, 2%

Spesies 9

Biji

Vegetatif, 30%

Buah, 40%

Bunga, 5%

Spesies 10

Epidermis

Buah, 30%

Vegetatif, 25%

Buah, 28%

Spesies 11

Epidermis

Bunga, 10%

Vegetatif, 6%

Bunga, 30%

Spesies 12

Biji

Vegetatif, 90%

Buah, 90%

Buah, 5%

Spesies 13

Biji

Bunga, 10%

Buah, 6%

Bunga, 3%

Habitat manakah yang merupakan lokasi utama tempat hewan ini dalam mencari makanan?

  1. Hutan sekunder

  2. Padang rumput

  3. Lahan bekas kebun

  4. Tidak dapat ditentukan dari data yang ada

  1. Untuk membandingkan antara ukuran populasi hewan yang berada di padang rumput dan di lahan bekas kebun, peneliti melakukan dua pencuplikan. Pada pencuplikan pertama, peneliti menangkap 130 spesimen dari masing-masing habitat, memberi tanda pada setiap spesimen, kemudian melepaskannya kembali. Tiga hari kemudian, dilakukan kembali pencuplikan secara acak. Dari 125 hewan yang tertangkap di padang rumput, 72% memiliki tanda, sedangkan dari 144 hewan yang tertangkap di lahan bekas kebun, 45% memiliki tanda. Dengan asumsi bahwa tidak terjadi perubahan ukuran populasi dalam waktu tiga hari, habitat manakah yang memiliki populasi yang lebih besar, dan berapa ukurannya?

  1. Padang rumput, 288 individu

  2. Bekas kebun, 180 individu

  3. Padang rumput, 180 individu
  4. Bekas kebun, 288 individu


  5. Padang rumput, 280 individu

  1. Pembusukan materi organik bergantung pada faktor iklim, seperti temperatur dan curah hujan. Skema berikut menggambarkan distribusi nitrogen dalam materi organik yang mulai membusuk (mulsa), akar, dan tanah untuk 6 bioma berbeda. Bioma apakah yang diwakili oleh angka I, II, dan III pada gambar berikut?



  1. I = Tundra, II = Hutan gugur temperata, III = Hutan gugur tropis

  2. I = Hutan gugur tropis, II = Tundra, III = Hutan gugur temperata

  3. I = Hutan gugur temperata, II = Hutan gugur tropis, III = Tundra

  4. I = Tundra, II = Hutan gugur temperata, III = Hutan evergreen tropis

BIOSISTEMATIK (Nilai 3)

  1. Tabel di bawah ini, meskipun tidak diisi secara lengkap namun data dan informasinya dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan di bawahnya.

Kategori Takson

Hewan I

Hewan II

Hewan III

Hewan IV

Hewan V

Filum

Chordata













Kelas

Amphibia













Ordo

Anura

Anura










Famili

Ranidae

Bufonidae

Ranidae

Bufonidae




Genus

Huia

Ansonia

Occidozyga

Bufo

Huia

Spesies

sumatrana

longidigita

sumatrana

melanostictus

mansonii

Pasangan hewan mana yang memiliki tingkat kesamaan paling banyak?

  1. I dan II

  2. I dan III

  3. II dan IV

  4. I dan V

  5. IV dan V

  1. Gambar di bawah ini menunjukkan pohon filogenetik dari famili-famili Anura (Amphibia). Kelompok parafiletik ditunjukkan oleh famili-famili bernomor:


  1. 1

  2. 2

  3. 3

  4. 1, 2

  5. 1, 3



  1. Berdasarkan karakter yang dimiliki, tumbuhan damar dan melinjo memiliki hubungan kekerabatan yang lebih dekat dibandingkan antara tumbuhan damar dan mangga. Hal tersebut disebabkan oleh:

    1. Damar dan melinjo sama-sama memiliki urat daun menjari

    2. Damar dan melinjo tidak memiliki biji

    3. Damar dan melinjo sama-sama tidak memiliki bunga

    4. Damar dan mangga sama-sama tidak memiliki bunga

    5. Damar dan mangga sama-sama memiliki strobilus



Do'stlaringiz bilan baham:


Ma'lumotlar bazasi mualliflik huquqi bilan himoyalangan ©hozir.org 2017
ma'muriyatiga murojaat qiling

    Bosh sahifa